• Dasar-Dasar Pengukuran Kelembapan: Peralatan Laboratorium Termal, Peralatan Didaktik, dan Peralatan Pelatihan Kejuruan
  • Dasar-Dasar Pengukuran Kelembapan: Peralatan Laboratorium Termal, Peralatan Didaktik, dan Peralatan Pelatihan Kejuruan

Dasar-Dasar Pengukuran Kelembapan: Peralatan Laboratorium Termal, Peralatan Didaktik, dan Peralatan Pelatihan Kejuruan

No.AFT104
AFT104 Dasar-Dasar Pengukuran Kelembapan: Peralatan Laboratorium Termal, Peralatan Didaktik, dan Peralatan Pelatihan Kejuruan
Dimensi
1400mm x 800mm x 1630mm
Berat
Sekitar 110 kg
  • Dasar-Dasar Pengukuran Kelembapan: Peralatan Laboratorium Termal, Peralatan Didaktik, dan Peralatan Pelatihan Kejuruan

Keterangan

AFT104 Dasar-Dasar Pengukuran Kelembapan: Peralatan Laboratorium Termal, Peralatan Didaktik, dan Peralatan Pelatihan Kejuruan
1 Deskripsi
Pengukuran kelembapan udara memegang peranan penting dalam berbagai cabang industri, misalnya selama proses pengeringan atau dalam sistem tata udara (AC) pada bangunan dan kendaraan. Terdapat beragam metode pengukuran untuk menentukan tingkat kelembapan.
Alat pelatihan ini memungkinkan pengukuran kelembapan udara menggunakan empat instrumen berbeda yang dapat dibandingkan secara langsung satu sama lain: dua jenis higrometer yang berbeda, sebuah higrometer kapasitif, dan sebuah psikrometer.
Psikrometer beroperasi berdasarkan prinsip pendinginan evaporatif dan membandingkan suhu lingkungan dengan suhu bola basah (*wet bulb*) untuk menentukan tingkat kelembapannya. Higrometer memanfaatkan sifat serat-serat tertentu—misalnya rambut—yang akan memuai seiring dengan meningkatnya kelembapan udara. Pada sensor kapasitif, konstanta dielektrik suatu lapisan—dan karenanya juga kapasitas listriknya—akan berubah akibat molekul-molekul air yang terserap ke dalamnya.
Elemen inti dari alat pelatihan ini adalah sebuah ruang iklim (*climatic chamber*) yang dilengkapi dengan pintu transparan. Ruang ini dapat diatur kelembapannya (dinaikkan maupun diturunkan) serta menjadi tempat penempatan keempat instrumen tersebut. Sebuah elemen pendingin Peltier digunakan untuk proses penurunan kelembapan (dehumidifikasi), sedangkan sebuah alat pengabut ultrasonik (*ultrasonic atomiser*) digunakan untuk proses peningkatan kelembapan (humidifikasi). Sebuah kipas angin digunakan untuk mensirkulasikan udara dan memastikan terjadinya pencampuran udara yang merata.
2 Spesifikasi
berbagai metode pengukuran untuk mengukur kelembapan
ruang iklim dengan tingkat kelembapan yang dapat diatur serta dilengkapi pintu transparan
humidifikasi (peningkatan kelembapan) menggunakan alat pengabut ultrasonik
dehumidifikasi (penurunan kelembapan) menggunakan elemen pendingin Peltier
kipas angin untuk resirkulasi udara
2 instrumen mekanis: psikrometer, higrometer rambut
2 instrumen elektronik: sensor kapasitif, higrometer dengan serat sintetis dan sensor suhu terintegrasi

3 Data Teknis
Humidifier
Atomiser ultrasonik
Konsumsi daya: 21,6 W
Pemutus daya saat air rendah
Dehumidifier
Elemen Peltier
Kapasitas pendinginan: 56,6 W (pada suhu ambien 50°C)
Permukaan pendinginan: 1600 mm²
Higrometer rambut dengan jarum penunjuk
Rentang pengukuran: 0…100% RH
Higrometer dengan serat sintetis
Tegangan keluaran: 0…10 V
Rentang pengukuran: 0…100% RH / -30…80°C
Sensor kapasitif dengan tampilan digital
Tegangan keluaran: 0…10 V
Rentang pengukuran: 1…100% RH
Psikrometer dengan termometer
Rentang pengukuran: -10…60°C, skala: 0,5°C
230 V, 50 Hz, 1 fase
120 V, 60 Hz, 1 fase; 230 V, 60 Hz, 1 fase
UL/CSA (opsional)
Dimensi dan berat
PxLxT: 1400x800x1630 mm
Berat: sekitar 110 kg