• Gesekan Pipa untuk Hidrodinamika Aliran Laminar/Turbulen Peralatan Laboratorium Peralatan Pengajaran Peralatan Didaktik
  • Gesekan Pipa untuk Hidrodinamika Aliran Laminar/Turbulen Peralatan Laboratorium Peralatan Pengajaran Peralatan Didaktik

Gesekan Pipa untuk Hidrodinamika Aliran Laminar/Turbulen Peralatan Laboratorium Peralatan Pengajaran Peralatan Didaktik

No.AFF192
AFF192 Gesekan Pipa untuk Hidrodinamika Aliran Laminar/Turbulen Peralatan Laboratorium Peralatan Pengajaran Peralatan Didaktik
Daya masukan
fase tunggal AC 220V ±10%
Ukuran
Ukuran 880mm*700mm*920mm
  • Gesekan Pipa untuk Hidrodinamika Aliran Laminar/Turbulen Peralatan Laboratorium Peralatan Pengajaran Peralatan Didaktik

Keterangan

AFF192 Gesekan Pipa untuk Hidrodinamika Aliran Laminar/Turbulen Peralatan Laboratorium Peralatan Pengajaran Peralatan Didaktik
1. Pengenalan Peralatan
1.1 Tinjauan Umum
Ketika fluida mengalir melalui pipa, terjadi kehilangan tekanan akibat gesekan internal dan gesekan antara fluida dan dinding pipa. Saat menghitung kehilangan tekanan, kita perlu mengetahui koefisien gesekan, yang merupakan bilangan tak berdimensi. Koefisien gesekan ditentukan menggunakan bilangan Reynolds, yang menggambarkan rasio gaya inersia terhadap gaya gesek.
AFF192 memungkinkan Anda mempelajari hubungan antara kehilangan tekanan akibat gesekan fluida dan kecepatan aliran dalam pipa. Selain itu, koefisien gesekan pipa dapat ditentukan.
Rangkaian percobaan terdiri dari bagian pipa berdiameter kecil tempat aliran laminar-turbulen terjadi. Bilangan Reynolds dan koefisien gesekan dalam pipa ditentukan dari kecepatan aliran dan kehilangan tekanan. Dalam kasus aliran turbulen, pipa dialiri langsung dari sistem pasokan air. Riser luapan memastikan tekanan pasokan air yang konstan yang dibutuhkan untuk aliran laminar. Katup dapat digunakan untuk mengatur laju aliran.
Tekanan dalam aliran laminar diukur dengan pengukur tekanan tabung ganda. Pada aliran turbulen, tekanan diukur dengan manometer dengan mekanisme jam.
1.2 Fitur
(1) Memungkinkan pengguna untuk mempelajari hubungan antara kehilangan tekanan akibat gesekan fluida dan kecepatan aliran dalam pipa.
(2) Rangkaian percobaan terdiri dari pipa berdiameter kecil tempat terjadinya aliran laminar dan turbulen.
(3) Pada aliran turbulen, pipa disuplai air langsung dari sistem pasokan air. Riser luapan memastikan tekanan pasokan air konstan yang dibutuhkan untuk aliran laminar. Katup dapat digunakan untuk mengatur laju aliran.
(4) Tekanan pada aliran laminar diukur dengan pengukur tekanan tabung ganda. Pada aliran turbulen, tekanan diukur dengan pengukur tekanan dengan mekanisme jam. 2. Parameter teknis
Daya input: AC 220V fase tunggal ±10%
Dimensi: 880mm*700mm*920mm
Berat: <44 kg
Kondisi kerja: Suhu sekitar: 10℃~30℃ Kelembapan relatif: <75% (25℃)

3. Daftar Komponen
3.1 Komponen Utama
No. Nama
1 Tangki penyimpanan air
2 Port luapan
3 Katup bypass aliran turbulen
4 Saluran masuk air
5 Katup kontrol aliran laminar
6 Bagian pipa percobaan
7 Katup pembuangan
8 Pengukur tekanan sisi tekanan rendah
9 Pengukur tekanan sisi tekanan tinggi
10 Layar sutra
11 Pengukur tekanan diferensial
12 Katup pembuangan
3.2 Modul dasar percobaan fluida
Modul dasar percobaan fluida terutama menyediakan peralatan dasar untuk satu percobaan, termasuk:
No. Nama
1 Sakelar kontrol daya
2 Kenop kontrol sakelar
3 Lampu indikator kerja
4 Katup kontrol aliran
5 Katup pelepas tekanan
6 Indikator level gas untuk tangki pengukur
Struktur internal Tangki penyimpanan dengan pompa submersible
Catatan: Modul ini perlu dibeli secara terpisah. Akan lebih mudah digunakan dengan perangkat visualisasi aliran saluran terbuka.
4. Daftar Percobaan
Percobaan 1: Percobaan Uji Aliran Laminar
Percobaan 2: Percobaan Uji Aliran Turbulen