AFT090 Peralatan Laboratorium Termal Ekstraksi Padat-Cair — Peralatan Pendidikan dan Pengajaran1. Gambaran Umum Produk
Ekstraksi merupakan metode yang lebih efisien, selektif, dan hemat biaya, yang dapat menggantikan metode pemisahan lain seperti distilasi, evaporasi, dan teknologi membran. Penerapan metode ini mencakup pengambilan minyak dari biji-bijian penghasil minyak atau pelindian garam logam dari bijih tambang.
Platform eksperimen ekstraksi padat-cair ini menggunakan metode ekstraksi padat-cair (pelindian) untuk memisahkan campuran padat. Ekstraksi padat-cair adalah proses penggunaan zat pengekstraksi (ekstraktan) untuk memisahkan komponen-komponen yang larut dari material padat.
Cakupan pengujian mencakup bidang-bidang berikut:
Memahami prinsip-prinsip dasar ekstraksi padat-cair
Membuktikan bahwa ekstraksi padat-cair dapat berlangsung sebagai proses kontinu maupun diskontinu
Studi mengenai proses satu tahap, dua tahap, dan tiga tahap
Pengaruh laju alir zat pengekstraksi dan suhu terhadap proses ekstraksi
Pengaruh laju alir massa material yang diekstraksi dan kecepatan carousel terhadap proses ekstraksi
1.1 Petunjuk Penggunaan
Unit ini dapat digunakan sebagai sarana pelatihan di bidang pemrosesan termal dan manufaktur instrumen. Unit ini dirancang khusus untuk keperluan pelatihan dan tidak ditujukan untuk penggunaan skala industri.

1.2 Parameter Produk
Dimensi (PxLxT): 1360 x 780 x 1900 mm
Berat: <180 kg
Catu daya: AC 230V satu fase, 50 Hz
2.2 Fitur
Pengoperasian perangkat pelatihan ekstraksi ini didasarkan pada prinsip arus berlawanan (countercurrent). Metode ini diterapkan, di mana gradien konsentrasi berfungsi sebagai gaya pendorong bagi perpindahan massa. Artinya, zat pengekstraksi (ekstraktan) segar dialirkan ke dalam ekstraktor putar untuk mengekstrak bahan yang akan diekstraksi. Ekstraktor putar berputar secara perlahan di atas alas berlubang, dan bahan yang akan diekstraksi terus-menerus dialirkan ke dalam unit pengumpan putar melalui konveyor ulir. Di dalam unit tersebut, zat pengekstraksi disemprotkan; katup zat pengekstraksi dapat dipilih untuk mode operasi kontinu satu tahap, dua tahap, atau tiga tahap guna mengekstrak bahan. Residu ekstraksi yang telah dilarutkan akan jatuh ke dalam wadah yang ditentukan setelah satu putaran pengumpan selesai. Mode interupsi dapat digunakan untuk menghentikan ekstraktor putar. Tiga pompa dapat digunakan untuk mengalirkan zat pengekstraksi dari wadah penampung, dan kecepatan masing-masing pompa dapat diatur secara terpisah untuk setiap tahap. Selama proses kerja berlangsung, setidaknya satu dari ketiga pompa proses harus dinyalakan; pompa pembuangan kemudian akan menyala secara otomatis, dan cairan hasil ekstraksi akan dialirkan ke wadah yang telah ditentukan. Penggunaan pemanas yang dilengkapi pengaturan suhu memungkinkan penyesuaian sekaligus tampilan suhu zat pengekstraksi pada tahap yang bersangkutan. Setiap tahap dilengkapi dengan sensor konduktivitas untuk memantau proses pemisahan. Semua nilai terukur dapat ditampilkan melalui perangkat lunak (software) yang tersedia.
2.3 Deskripsi Proses
Unit pertama (tahap 1) disemprot dengan zat pengekstraksi segar, dan bahan yang telah diekstraksi dari unit ini kemudian dikeluarkan ke dalam wadah yang ditentukan. Dua unit berikutnya (tahap kedua) disemprot dengan zat pengekstraksi yang berasal dari tahap pertama. Dua unit yang berada tepat sebelum tahap kedua tersebut membentuk tahap ketiga. Tahap ketiga disemprot dengan zat pengekstraksi yang dikeluarkan dari tahap kedua. Dengan demikian, bahan yang akan diekstraksi dapat terekstrak secara tuntas di dalam unit ekstraksi tersebut. Satu unit digunakan untuk memuat bahan, satu unit digunakan untuk pengosongan, dan satu unit dibiarkan kosong. Setelah eksperimen ekstraksi pertama mencapai kondisi tunak (steady state), pengambilan data yang bermakna baru dapat dilakukan mulai dari eksperimen ekstraksi yang kedua. Dengan mengatur kecepatan putaran, waktu tinggal (residence time) bahan yang diekstraksi dapat diubah.
