AFT096 Peralatan Didaktik Reaktor Tubular, Peralatan Laboratorium Termal, Peralatan Didaktik, Peralatan Pelatihan Kejuruan1 Deskripsi
Reaktor tubular adalah reaktor yang dioperasikan secara kontinu. Reaktor tubular memungkinkan produksi produk dalam jumlah besar dengan kualitas yang konsisten dan biaya yang efektif.
Komponen utamanya adalah reaktor tubular yang terdiri dari sepuluh bagian dengan suhu yang terkendali. Dua pompa mengalirkan reaktan dari tangki penerima menuju bagian pemanas awal, dan selanjutnya masuk ke dalam reaktor. Bagian pemanas awal tersebut terdiri dari sebuah tabung berulir (koil) yang ditempatkan di dalam tangki air panas. Setelah melalui proses pemanasan awal, reaktan-reaktan tersebut dicampur tepat sebelum memasuki reaktor. Konduktivitas listrik campuran reaksi diukur pada bagian inlet (masukan), di bagian tengah, dan pada bagian outlet (keluaran) reaktor. Saat campuran reaksi mengalir melewati reaktor, reaktan-reaktan tersebut bereaksi membentuk produk. Campuran yang terdiri dari produk dan reaktan yang belum bereaksi keluar dari reaktor dan ditampung di dalam sebuah tangki.
Laju alir volumetrik reaktan—dan dengan demikian juga waktu retensinya di dalam reaktor tubular—diatur melalui pompa-pompa tersebut. Kesepuluh bagian reaktor tubular tersebut terdiri dari penukar panas (heat exchanger) berbentuk tubular. Campuran reaksi mengalir di dalam tabung bagian dalam penukar panas, sementara air panas mengalir di dalam tabung bagian luarnya. Sirkuit air panas ini memiliki sistem pengendalian suhu. Pengendali yang terdapat pada kabinet sakelar memungkinkan pengaturan suhu yang diinginkan serta menampilkan suhu terkini di dalam tangki air panas. Tiga alat pengaduk (stirrer) memastikan tercapainya pencampuran dan distribusi suhu yang seragam, baik di dalam tangki reaktan maupun di dalam tangki air panas.
Sensor-sensor merekam data suhu dan konduktivitas listrik. Nilai-nilai hasil pengukuran tersebut dapat dibaca melalui tampilan digital dan dapat ditransmisikan secara simultan melalui koneksi USB langsung ke sebuah PC, di mana data tersebut dapat dianalisis menggunakan perangkat lunak yang tersedia. Reaksi tersebut dianalisis berdasarkan nilai konduktivitas listrik yang terukur, serta tingkat konversi yang dihitung berdasarkan data tersebut.
2 Spesifikasi
reaktor tubular kontinu untuk melaksanakan reaksi saponifikasi
10 unit penukar panas tubular yang berfungsi sebagai reaktor
2 unit pompa identik untuk mengalirkan reaktan
pengaturan laju alir volumetrik reaktan melalui pompa
pemanasan awal reaktan menggunakan 2 tabung berulir (koil) berbahan baja tahan karat (stainless steel)
sambungan berbentuk T untuk mencampur reaktan yang telah dipanaskan sebelumnya
pengukuran konduktivitas listrik: pada bagian inlet, bagian tengah, dan bagian outlet reaktor
tangki air panas dengan sistem pengendalian suhu
pengukuran konduktivitas dan suhu menggunakan 3 unit sensor gabungan
perangkat lunak untuk akuisisi data melalui USB, kompatibel dengan sistem operasi Windows 8.1 dan 10

3 Data Teknis
Reaktor tubular
Ø dalam: sekitar 8 mm
Volume reaktor: sekitar 0,5 L
Material: 1.4571
Pompa reaktan
Laju alir maks.: 0,3 L/menit
Head maks.: 20 m
Tangki
Reaktan: 2x 25 L
Produk: 1x 50 L
Air: 1x 30 L
Sirkuit air panas
Daya pemanas: sekitar 4 kW
Suhu: maks. 55°C
Kecepatan pengaduk: maks. 310 min⁻¹
Rentang pengukuran
Laju alir volumetrik: 2x 2…320 mL/menit
Suhu: 4x 0…80°C
Konduktivitas: 3x 0…100 mS/cm
400 V, 50 Hz, 3 fase
400 V, 60 Hz, 3 fase; 230 V, 60 Hz, 3 fase
UL/CSA (opsional)
Dimensi dan berat
PxLxT: 1900x790x1950 mm
Berat: sekitar 250 kg
Diperlukan untuk pengoperasian
Etil asetat, soda kaustik (untuk reaksi saponifikasi)
PC dengan Windows (disarankan)
